Saturday, November 26, 2016

LAPORAN HASIL WAWANCARA PARTAI PKS (PARTAI KEADILAN SEJAHTERA)

Tugas PKN: Laporan Wawancara ke Partai Politik
Waktu dan Tempat Kegiatan

Hari / Tanggal                      : Sabtu, 30 April 2016
Waktu                                  : Pukul 14.00 WIB – selesai
Tempat                                 : DPD PKS Cianjur



Anggota:


Narasumber                                   : Bapak Aulia Sukendar
Pewawancara                                : Bayu Iskandar
Juru Foto                                       : Ratu Sri Namiroh
Juru Tulis                                       : Bela Sintia
Editor laporan                               : Nur Mukhlish Mazid


Laporan Hasil Wawancara


1.     Bagaimana sejarah dari Partai PKS ?

Pada 20 Juli 1998 PKS berdiri dengan nama awal Partai Keadilan (disingkat PK) dalam sebuah konferensi pers di Aula Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta. Presiden (ketua) partai ini adalah Nurmahmudi Isma'il.
Pada 20 Oktober 1999 PK menerima tawaran kursi kementerian Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) dalam kabinet pemerintahan KH Abdurrahman Wahid, dan menunjuk Nurmahmudi Isma'il (saat itu presiden partai) sebagai calon menteri. Nurmahmudi kemudian mengundurkan diri sebagai presiden partai dan digantikan oleh Hidayat Nur Wahid yang terpilih pada 21 Mei 2000. Pada 3 Agustus 2000 Delapan partai Islam (PPP, PBB, PK, Masyumi, PKU, PNU, PUI, PSII 1905) menggelar acara sarasehan dan silaturahmi partai-partai Islam di Masjid Al-Azhar dan meminta Piagam Jakarta masuk dalam Amandemen UUD 1945.
Akibat UU Pemilu Nomor 3 Tahun 1999 tentang syarat berlakunya batas minimum keikut sertaan parpol pada pemilu selanjutnya (electoral threshold) dua persen, maka PK harus merubah namanya untuk dapat ikut kembali di Pemilu berikutnya. Pada 2 Juli 2003, Partai Keadilan Sejahtera (PK Sejahtera) menyelesaikan seluruh proses verifikasi Departemen Kehakiman dan HAM (Depkehham) di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (setingkat Propinsi) dan Dewan Pimpinan Daerah (setingkat Kabupaten/Kota). Sehari kemudian, PK bergabung dengan PKS dan dengan penggabungan ini, seluruh hak milik PK menjadi milik PKS, termasuk anggota dewan dan para kadernya. Dengan penggabungan ini maka PK (Partai Keadilan) resmi berubah nama menjadi PKS (Partai Keadilan Sejahtera).
Setelah Pemilu 2004, Hidayat Nur Wahid (Presiden PKS yang sedang menjabat) kemudian terpilih sebagai ketua MPR masa bakti 2004-2009 dan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden PK Sejahtera. Pada Sidang Majelis Syuro I PKS pada 26 - 29 Mei 2005 di Jakarta, Tifatul Sembiringterpilih menjadi Presiden PK Sejahtera periode 2005-2010. Seperti Nurmahmudi Isma'il dan Hidayat Nur Wahid disaat Tifatul Sembiring dipercaya oleh Susilo Bambang Yudhoyono Presiden Indonesia ke 6 sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika. Maka estafet kepemimpinan pun berpindah ke Luthfi Hasan Ishaq sebagai pjs Presiden PK Sejahtera. Pada Sidang Majelis Syuro PKS II pada 16 - 20 Juni 2010 di Jakarta, Luthfi Hasan Ishaq terpilih menjadi Presiden PK Sejahtera periode 2010-2015.
2.     Apa visi dan misi Partai PKS ?
·         Visi Indonesia yang dicita-citakan Partai Keadilan Sejahtera adalah:
Terwujudnya Masyarakat madani yang adil, sejahtera, dan bermartabat.
Masyarakat Madani adalah masyarakat berperadaban tinggi dan maju yang berbasiskan pada: nilai-nilai, norma, hukum, moral yang ditopang oleh keimanan; menghormati pluralitas; bersikap terbuka dan demokratis; dan bergotong-royong menjaga kedaulatan Negara. Pengertian genuin dari masyarakat madani itu perlu dipadukan dengan konteks masyarakat Indonesia di masa kini yang merealisasikan Ukhuwwah Islamiyyah (ikatan keislaman), Ukhuwwah Wathaniyyah (ikatan kebangsaan) dan Ukhuwwah Basyariyyah (ikatan kemanusiaan), dalam bingkai NKRI.
Adil adalah kondisi dimana entitas dan kualitas kehidupan baik pembangunan politik, ekonomi, hukum, dan sosial-budaya ditempatkan secara proporsional dalam ukuran yang pas dan seimbang, tidak melewati batas. Itulah sikap moderat, suatu keseimbangan yang terhindar dari jebakan dua kutub ekstrem: mengurangi dan melebihi (ifrath dan tafrith).
Sejahtera secara standar berarti aman dan makmur. Aman adalah situasi kemanusiaan yang terbebas dari rasa takut, secara psikis sejahtera, sedangkan makmur adalah situasi kemanusiaan yang terbebas dari rasa lapar, secara fisik sejahtera. . Firman Allah Swt menegaskan, “Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)-nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu, Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat." (QS, al-Nahl 16: 112).
Bermartabat menuntut bangsa Indonesia untuk menempatkan dirinya sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Bangsa yang bermartabat adalah bangsa yang mampu menampilkan dirinya, baik dalam aspek sosial, politik, ekonomi, maupun budaya secara elegan sehingga memunculkan penghormatan dan kekaguman dari bangsa lain. Martabat muncul dari akhlak dan budi pekerti yang baik, mentalitas, etos kerja dan akhirnya bermuara pada produktivitas dan kreativitas. Kreativitas bangsa yang tinggi dapat mewujud dalam karya-karya adiluhung dalam berbagai bidang yang tak ternilai. Dari sana muncul rasa bangga pada diri sendiri dan penghormatan dari bangsa lain. Martabat memunculkan rasa percaya diri yang memungkinkan kita berdiri sama tegak, dan tidak didikte oleh bangsa lain.

·         Misi yang diemban Partai Keadilan Sejahtera
a)      Mempelopori reformasi sistem politik, pemerintahan dan birokrasi, peradilan, dan militer untuk berkomitmen terhadap penguatan demokrasi. Mendorong penyelenggaraan sistem ketatanegaraan yang sesuai dengan fungsi dan wewenang setiap lembaga agar terjadi proses saling mengawasi. Menumbuhkan kepemimpinan yang kuat, yang mempunyai kemampuan membangun solidaritas masyarakat untuk berpartisipasi dalam seluruh dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, yang memiliki keunggulan moral, kepribadian, dan intelektualitas. Melanjutkan reformasi birokrasi dan lembaga peradilan dengan memperbaiki sistem rekrutmen dan pemberian sanksi-penghargaan, serta penataan jumlah pegawai negeri dan memfokuskannya pada posisi fungsional, untuk membangun birokrasi yang bersih, kredibel, dan efisien. Penegakan hukum yang diawali dengan membersihkan aparat penegaknya dari perilaku bermasalah dan koruptif. Mewujudkan kemandirian dan pemberdayaan industry pertahanan nasional. Mengembangkan otonomi daerah yang terkendali serta berorientasi pada semangat keadilan dan proporsionalitas melalui musyawarah dalam lembagalembaga kenegaraan di tingkat pusat, provinsi dan daerah. Menegaskan kembali sikap bebas dan aktif dalam mengupayakan stabilitas kawasan dan perdamaian dunia berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menghormati, saling menguntungkan, dan penghormatan terhadap martabat kemanusiaan. Menggalang solidaritas dunia demi mendukung bangsa-bangsa yang tertindas dalam merebut kemerdekaannya.
b)      Mengentaskan kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat melalui strategi pemerataan pendapatan, pertumbuhan bernilai tambah tinggi, dan pembangunan berkelanjutan, yang dilaksanakan melalui langkah-langkah utama berupa pelipatgandaan produktifitas sektor pertanian, kehutanan, dan kelautan; peningkatan dayasaing industri nasional dengan pendalaman struktur dan upgrading kemampuan teknologi; dan pembangunan sektor-sektor yang menjadi sumber pertumbuhan baru berbasis resources dan knowledge. Semua itu dilaksanakan di atas landasan (filosofi) ekonomi egaliter yang akan menjamin kesetaraan atau valuasi yang sederajat antara (pemilik) modal dan (pelaku) usaha, dan menjamin pembatasan tindakan spekulasi, monopoli, dan segala bentuk kriminalitas ekonomi yang dilakukan oleh penguasa modal dan sumber-sumber ekonomi lain untuk menjamin terciptanya kesetaraan bagi seluruh pelaku usaha.
c)      Menuju pendidikan yang berkeadilan dengan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi seluruh rakyat Indonesia. Membangun sistem pendidikan nasional yang terpadu, komprehensif dan bermutu untuk menumbuhkan SDM yang berdaya saing tinggi serta guru yang professional dan sejahtera. Menuju sehat paripurna untuk semua kelompok warga, dengan visi sehat badan, mental spiritual, dan sosial sehingga dapat beribadah kepada Allah SWT untuk membangun bangsa dan negara; dengan cara mengoptimalkan anggaran kesehatan dan seluruh potensi untuk mendukung pelayanan kesehatan berkualitas. Mengembangkan seni dan budaya yang bersifat etis dan relijius sebagai faktor penentu dalam membentuk karakter bangsa yang tangguh, disiplin kuat, etos kerja kokoh, serta daya inovasi dan kreativitas tinggi. Terciptanya masyarakat sejahtera, melalui pemberdayaan masyarakat yang dapat mewadahi dan membantu proses pembangunan berkelanjutan.

3.     Apa yang ingin dicapai partai PKS di tahun 2016 ini ?

Yang ingin di capai Partai PKS ini dapat dilihat dari visi dan misinya. Yang jelas untuk memajukan bangsa Indonesia.

4.     Apa ideologi dari partai PKS ?
 
Ideologi dari Partai PKS lebih mengarah pada “Fundamentalisme” yaitu yang berkaitan dengan persoalanan keagamaan yang mampu mendukung adanya kebenaran dan kejujuran
5.     Bagaimana susunan atau jumlah kursi Partai PKS ?
Untuk susunan kursi PKS memiliki 5 kursi yang tersebar di setiap Dapil (Daerah Pemilihan), yaitu:
§  Dapil 1 anggota dewannya Teguh Agung NM, S.Si yang meliputi Kecamatan Cianjur, Warung Kondang, Gekbrong, dan Cilaku.
§  Dapil 2 anggota dewannya Hj. Istinganah, SH yang meliputi Cugenang, Pacet, Cipanas, Sukaresmi, dan Cikalong Kulon.
§  Dapil 3 anggota dewannya H. Wilman Singawinata yang meliputi Karang Tengah, Sukaluyu, Bojong Picung, Cirangjang, Haur Wangi, dan Mande.
§  Dapil 4 anggota dewannya Dani Hamdani, SE yang meliputi Cibeber, Campaka, Campaka Mulya, Sukanagara, Takokak, Pagelaran dan Pasir Kuda.
§  Dapil 5 anggota dewannya Drh.Baruna F.W yang meliputi Tanggeung, Cibinong, Cijati, Kadupandak, Leles, Agrabinta, Sindang Barang, Cidaun, Cikadu, dan Naringgul.
Untuk kursi di Provinsi Dapil Kabupaten Cianjur dan Bogor anggota dewannya Sadar Muslihat dan Pusatnya Bapak  Ecky Awal Mucharam.

6.     Bagaimana cara merekrut anggota Partai PKS ?

Dengan melakukan TOP (Training Orientasi Partai), untuk mengenalkan Partai PKS, bersosialisasi, menjelaskan sejarah dan juga tujuan dari Partai PKS. 

7.     Bagaimana cara apabila ingin menjadi anggota Partai PKS ?

Datang ke pengurus Partai PKS dan mengikuti pembinaan, karena syarat penting ingin menjadi anggota Partai PKS adalah mengikuti pembinaan.
 
8.     Bagaimana pembinan untuk anggota yang non muslim?

PKS sebagai partai Islam harus melaksanakan rahmatan lil alamin, hasil upaya dan perjuangan anggota PKS harus bisa dinikmati oleh semua golongan, muslim dan non muslim.Tapi untuk saat ini di daerah Jawa tidak ada anggota yang non muslim jadi kami tidak bisa memberikan jawaban. 

9.      Bagaimana konstribusi antara Partai PKS dengan partai lain ?

PKS adalah salah satu Partai Politik yang ada di Indonesia tentunya dalam beberapa kesempatan melakukan kerjasama dengan Partai Politik lain. Contoh ketika Pemilihan Gubernur untuk mencalonkan Bupati minimal 15 kursi sedangkan PKS hanya 5 kursi makadari itu tidak bisa mencalonkan, jadi PKS harus bergabung dengan partai lain yang sama visinya untuk berkoalisi.

10.           Bagaimana Partai PKS mengatasi tindakan korupsi yang bertentangan dengan syariat islam ?

Korupsi ada yang dilakukan dan tidak dilakukan. Kalau korupsi yang dilakukan itu wajib dihukum tetapi tidak bisa menggunakan syariat islam di Indonesia ini karena di Indonesia berlaku hukum Pancasila yaitu hukum buatan manusia. Hukum syariat islam tidak diakomodir di Indonesia. Dalam Partai PKS ini kami kalau ada anggota yang melakukan korupsi kami menunggu hasil dari KPK kalau benar bersalah, dipersilahkan untuk dihukum.
11.           Bagaimana pandangan Bapak Aulia Sukendar mengenai partai lain yang tidak menggunakan embel-embel syariat islam ?
Setiap partai mempunyai kebijakan masing-masing. Saya tidak berani berkomentar mengenai partai-partai lain yang tidak menggunakan embel-embel islam. Silahkan masyarakat yang menilai sendiri mana yang konsisten dan sebaliknya.
12.           Berapa imbangan suara untuk satu kursi anggota dewan ?
Di Kabupaten itu idealnya 20-20.000 suara. Tapi tidak semua anggota dewan yang jadi saat ini sesuai dengan jumlah atau kuota itu, yang dapat kursi itu dilihat mana yang paling banyak dipilih. Sedangkan yang di Pusat dan Provinsi itu yang menjadi masalah karena dari Pusat 6 kursi dan Provinsi 7 kursi. Semakin banyak anggota dewan, semakin sulit mendapatkan jatah kursi.
13.           Berapa penghasilan anggota Partai PKS ?
Anggota partai tidak di gaji, partai dibiayai anggota. Anggota memberikan sebagian gaji pada partai yang dipatok dan disesuaikan dengan penghasilan masing-masing anggota.
14.           Kapan biasanya pembinaan keanggotaan dilaksanakan ?
Biasanya dilaksanakan di akhir pekan. Sampai saat ini seluruh anggota harus terus mengikuti pembinaan. Dalam pembinaan ini setiap anggota sama saja, tidak ada pandang bulu.

0 komentar:

Post a Comment