Wednesday, January 29, 2014

Perolehan Nutrisi Pada Tumbuhan (Osmosis)

Perolehan Nutrisi Pada Tumbuhan

Kentang

Tujuan                         : Mengetahui proses osmosis pada tumbuhan

Alat dan Bahan           : -    4 buah kentang
                                                     -          Air

                                                     -          Garam

                                                     -          2 buah gelas pelastik

                                                     -          Pisau

Cara Kerja                   :             -          Potong kentang berbentuk dadu

                                                     -          Masukan air ke dalam gelas pelastik

                                                     -          Masukan garam pada salah satu gelas pelastik

                                                     -          Masukan kentang ke dalam gelas pelastik ( masing-masing 2 buah )

                                                     -          Beri tanda A (air biasa)  dan B (air garam) pada gelas pelastik

                                                     -          Diamkan kentang beberapa jam

                                                     -          Amati kentang dan diskusikan

Hasil Pengamatan


Tekstur KentangSebelum di rendamSesudah di rendam
A (air biasa)Kentang keras (warna kuning)Kentang menjadi lebih keras (warna kuning)
B (air garam)Kentang keras (warna kuning)Kentang menjadi lembek (warna kecoklatan)

 Diskusi
  1. Adakah perbedaan tekstur kentang yang di rendam dengan air biasa dan air garam ? Jelaskan !

  2. Mengapa kentang yang di rendam di air garam menjadi lebih lembek ?

  3. Bagaimana proses osmosis yang terjadi pada kentang A dan yang terjadi pada kentang B ?

Jawab:

  1. Ada. Tekstur kentang yang di rendam di air biasa menjadi lebih keras, warnanya tetap kuning. Sedangkan tekstur kentang yang di rendam pada air garam menjadi lebek, warnanya menjadi kecoklatan.

  2. Karena, garam termasuk dalam larutan hipertonik. Sehingga sel-sel kentang tersedot ke luar oleh air garam dan menyebabkan kentang menjadi lebih lembek.

  3. Kentang A yang dimasukkan dalam air, teksturnya menjadi keras. Karena air bersifat hipotonik, sehingga air dapat masuk ke dalam sel-sel kentang.
Kentang B yang dimasukkan ke dalam larutan garam semakin lembek. Karena garam merupakan larutan yang pekat (hipertonik). Dan semakin pekat suatu larutan, semakin tinggi juga daya hipertoniknya sehingga semakin berkurang sel-selnya dan semakin lembek.

 Kesimpulan

Ternyata kentang yang dimasukan ke dalam air biasa teksturnya menjadi lebih keras, karena air bersipat hipotonik, sehingga air dapat masuk ke dalam sel-sel kentang.

Tetapi kentang yang dimasukan ke dalam air garam menjadi lebih lembek, karena garam bersifat hipertonik, sehingga sel-sel kentang tersedot keluar oleh air garam.

0 komentar:

Post a Comment